Ganjar Pranowo Dan Keluarga



Siapa yang tidak mengetahui Jawa Tengah, nama Jawa Tengah sejak tahun 2013 banyak sekali dikenal. Hal ini jelas karena prestasi membanggakan dari provinsi ini sendiri. Jawa Tengah merupakan provinsi di pulau jawa yang terus mengalami kemajuan. Terlebih sejak dibawah kepemimpinan Ganjar Pranowo, Jawa Tengah mampu menuju puncak kesuksesan. Ganjar pranowo dan keluarga sendiri selain dikenal ramah dan juga humoris pastinya juga sosok gubernur Jateng ini juga penuh tanggung jawab. Ganjar Pranowo tidak hanya mendengarkan keluhan dan juga kritikan dari masyarakat Jateng saja melainkan juga memberikan banyak solusi. Mas Ganjar sapaan akrab gubernur Jawa Tengah ini juga merupakan sosok yang sangat bijaksana serta mengedepankan kejujuran. 

Menjadi pemimpin jelas bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Namun di tangan Ganjar Pranowo memimpin Jateng jelas merupakan tantangan dan juga amanah dari masyarakat. Nyatanya Ganjar Pranowo mampu memimpin Jateng dengan sangat baik bahkan hingga provinsi ini menjadi sangat maju serta berkembang.

Gubernur Ganjar Pranowo Dan Keluarga

Hubungan keluarga jelas penting untuk dinomor satukan. Namun hal ini jelas bukanlah sesuatu yang mudah terlebih untuk seorang gubernur. Banyak sekali tugas dan juga jadwal padat yang penting untuk selalu dilakukan. Namun berbeda dari sang gubernur Jawa Tengah. Mas Ganjar sapaan akrab gubernur Jawa Tengah ini selalu menyempatkan waktu untuk Bersama keluarga saat akhir pekan. Ganjar pranowo dan keluarga merupakan salah satu keluarga harmonis. Bahkan kisah keluarga orang nomer satu ini menjadi inspirasi untuk banyak keluarga lainnya. Walaupun memiliki kesibukan yang sangat padat, hubungan Ganjar Pranowo dengan keluarga juga sangat harmonis. Pemimpin seperti Ganjar Pranowo jelas sangat dicintai dan memang dibutuhkan Jateng.

Ganjar Pranowo Dan Keluarga Tercinta

Dengan adanya dukungan keluarga jelas akan memberikan kekuatan untuk tetap semangat dan tidak pernah kenal menyerah terlebih untuk seorang gubernur. Ganjar pranowo dan keluarga memang selalu berkomunikasi setiap saat. Mas Ganjar merupakan gubernur yang pastinya paling mampu membawa nama Jawa Tengah dikenal karena banyak memiliki prestasi dan juga menjadi provinsi maju. Tidak hanya maju saja, saat ini Jateng juga merupakan provinsi yang rakyatnya sangat makmur.

Ganjar Pranowo Gus Yasin Nongkrong Bareng Sudirman Said Ida Fauziyah



Keseruan dan keunikan dari semua yang terjadi di pilkada Jateng banyak dirasakan oleh seluruh warga Jawa Tengah, seperti Ganjar Pranowo Gus Yasin yang blusukan ke daerah – daerah untuk menampung aspirasi rakyat, Sudirman Said Ida Fauziyah juga menyemarakan kampanye ke beberapa daerah.

Keunikan dan keakraban dari kedua pasangan calon pemimpin Jawa Tengah tersebut terlihat saat mereka duduk bareng di angkringan Nur Hadi. Tertawa lepas terlihat dalam kedua raut wajah dari kedua pasangan calon seakan tidak adanya persaingan dari kedua pasangan calon pemimpin Jateng tersebut, di dalam perebutan kedua kursi nomor satu Jawa Tengah tersebut mereka tetap menjalin tali silaturahmi.

Saling Tertawa Lepas Pasangan Ganjar Pranowo Gus Yasin Dengan Sudirman Said Ida Fauziyah

Keakraban antara Ganjar Pranowo Gus Yasin dengan Sudirman Said Ida Fauziyah nongkrong disebuh angkringan milik Nur Hadi, Nur Hadi bahkan ‘dipaksa’ untuk duduk bersama dengan dua pasangan calon pemimpin Jawa Tengah, dirinya juga merasa senang dapat duduk bersama dengan calon pemimpin Jawa Tengah itu. Angkringan milik Nur Hadi menjadi saksi keakraban dari kedua pasangan calon pemimpin Jawa Tengah, 

"Enggak ditanya milih siapa kok, yang jelas senang banget lihat para calon pemimpin bisa akur,"papar Nur Hadi, Kamis (19/4/2018).

Angkringan Nur Hadi Saksi Keakraban Ganjar Pranowo Gus Yasin Dan Sudirman Said Ida Fauziyah

Rasa senang sekaligus bangga menyelimuti hati dari Nur Hadi saat angkringan yang ia miliki di sambangi oleh Ganjar Pranowo Gus Yasin dan Sudirman Said Ida Fauziyah, momen langka tersebut sehingga Nur Hadi sampai dengan jelas mengingat apa yang di pesan oleh kedua pasangan calon pemimpin Jawa Tengah tersebut.

"Pak Ganjar habis segelas susu jahe, sebungkus nasi mangut dan kering twri. Kalau Gus Yasin menghabiskan segelas susu jahe dengan sebungkua sambel goreng ati dan teri. Pak Dirman sama Bu Ida juga pesan susu jahe, masing-masing habis dua bungkus nasi tapi lupa apa saja," ucapnya.

Ganjar Pranowo Gus Yasin dan Sudirman Said Ida Fauziyah nongkrong santai di agkringan jelan debat kandidat pertama

Walaupun Sering Difitnah Ganjar Pranowo Jawa Tengah Ibaratkan Sampah Bisa Jadi Pupuk


GanjarPranowo Jawa Tengah berkunjung kepondok pesantren (ponpes) Mansyaul Huda di Desa Seraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Kamis (12/4/2018).

Dalam kunjungannya pasangan dari Gus Yasin ini menceritakan entah mengapa dirinya selalu mendapatkan fitnah dari orang yang tidak bertanggung jawab di media sosial.

Fitnah yang dimaksud beliau adalah bererdar informasi hoaks.

"Kasus pembangunan pabrik semen di Kendeng misalnya. Katanya, Ganjar ingin menindas masyarakat dengan membangun pabrik itu," ungkap Ganjar

Padahal sebenarnya Ganjar bersama pihaknya tidak akan menyetujui pembangunan dari aparik tersebut salama masyarakat belum diberikan saham sebesar 5 persen oleh pabrik tersebut.

Banyaknya Fitnah Baru Yang Terus Menghampiri Ganjar Pranowo Jawa Tengah

Ganjar juga dikabarkan tersandung kasus korupsi e-KTP padahal kenyataan Ganjar tidak terbuktu sama sekali menerima suap soal masalah e-KTP tersebut.

"Lagi, soal e-KTP. Ada yang bilang Ganjar menerima suap dana. Ada BAP-nya itu, dari empat orang yang menolak pemberian dana hanya satu, Ganjar," bebernya disambut tepuk tangan para santri.

Sekarang juga yang lagi hangat dalam beberapa hari Ganjar Pranowo Jawa Tengah juga mendapat fitnah baru terkait puisi yang dibacakannya pada suatu acara televisi. Banyak orang yang terlebih dahulu sudah menjudge Ganjar secara langsung di media sosial yuang megira bahwa puisi tersebut adalah ciptaannnya sendiri.

Padahal sama sekali tidak. Puisi dengan judul Kaui ini Bagaiman atau Aku Harus Bagaimana sendiri adalah puisi karya dari KH Mustofa Bisri atau yang lebih sering dipanggil Gus Mus.

"Sampai ada host tv nasional yang bilang saya dungu, puisi itu dungu. Setelah tahu itu puisi Gus Mus, dia minta maaf. Ya saya maafkan," kata dia.

Pesan Pak KH Mathori Mansyir Kepada Ganjar Pranowo Jawa Tengah

Dalam kunjungan kepesantren Ganjar Pranowo Jawa Tengah tidak hanya sekedar berecerita seputar maraknya onformasi hoaks. Tetapi belia juga bersilaturahmi dengan pengasuh dari pondok pesantren tersebut yakni KH Mathori Mansyir.

Ganjar sendiri juga mendapat pesan dari pak Kyai.

"Pesan pak Kyai sangat bagus. Fitnah itu ibarat sampah yang bisa jadi rabuk (pupuk) agar kita bertumbuh," kata Ganjar.

Ganjar Pranowo Jawa Tengah ceritakan masalah fitnah yang menima diirnya yaitu maraknya beredar informasi hoaks dimedia sosial tentang dirinya dan mendapat pesan penyemangat dari pak KH Mathori Mansyir.

Sumber http://jateng.tribunnews.com/2018/04/12/ungkap-sering-dihadapkan-pada-sederetan-fitnah-ganjar-ibarat-sampah-bisa-jadi-pupuk